Rabu, 22 Juni 2011

Persembahan Skripsi



Para pembaca yang budiman ... ini hanya awal dr perjuangan kami dahulu kala (saya dan dua teman saya Yusuf Ilham dan Deni Permata Sari) menuju panggung para wisudawan dan wisudawati ... semua ini demi mencapai suatu gelar kesarjanaan starta satu dan demi suatu hasrat untuk membuang rasa jenuh dengan kampus yang penuh dengan kemunafikan dan praktek nepotisme,, hhohohohoho ,,

Hari itu 18 Desember 2010 adalah hari ketiga kami mengajukan judul skripsi.. dua hari sebelumnya semua berjalan dengan lancar dan sesuai harapan tapi pada hari itu perjuangan kami sedang diuji ...

Bermula dari saya ... sembilan judul yang saya ajukan tidak satu pun yang dacc, padahal saya hanya butuh satu judul lagi untuk menuju tahap selanjutnya...

Lalu teman saya Deni... berharap judul sastra yang dacc eh malah dibilang judulnya tidak jelas .... hikz

Terakhir teman saya Yusuf Ilham, yang ini lebih mengharubiru lagi nasib judul skripsinya.. tinggal minta acc pembimbing II, eh malah  tdk di tanda tanganin, ada juga ditanganin.. hahahahha

Hari itu kami pulang krmh dengan perasaan kecewa,,, hanya ada beberapa untaian kata mutiara sebagai pelipur hati nan lara dan penyemangat jiwa ... 

“Manusia Hanya Bisa Berencana Tapi Tuhan Juga Yang Menentukan”

Next Day ... *Miris

Para pembaca yang terhormat ...... susah sekali bagi saya mencari kata-kata yang tepat untuk melanjutkan cerita.. yang jelas hari itu adalah hari kelima kami mengajukan judul skripsi... ceritanya adalah Miris. memang miris, sesuai dengan nasib kami sabagai mahasiswa...

hari berganti hari .. waktu berputar ..  tanpa kami sadari, proses kehidupan itu kami lewati dengan suka duka.. terkadang saling menjatuhkan dan terkadang saling membangkitkan ... hingga sampai pada titik akhir .. ada sedikit persembahan saya untuk kalian ... 



Skripsi ini saya persembahkan 
untuk teman saya Yusuf Ilham dan Deni Permata Sari
saya ucapkan terimakasih, atas kebaikan-kabaikan yang kalian tanamkan kepada saya, 
motavasi untuk saya
semangat dan senyum kalian yang selalu ada untuk saya
walau derita sering kali menyelimuti jiwa..




1 komentar:

Komentar ini telah dihapus oleh penulis.

Poskan Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

Blogger Template by Blogcrowds